Jambi — Generasi Baru Indonesia (GenBI) Provinsi Jambi kembali mencatatkan prestasi melalui keterlibatan anggotanya dalam ajang Jambi SPARK 2026 (Smart Paper and Research Competition). Maulana Umar Al-Faroq, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Jambi angkatan 2024 sekaligus anggota GenBI Jambi, berhasil menjadi salah satu dari 10 besar finalis dalam kompetisi karya tulis ilmiah yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi.
Jambi SPARK 2026 menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menuangkan gagasan dan solusi terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan perkembangan ekonomi daerah. Bagi Maulana, pencapaian sebagai finalis 10 besar menjadi pengalaman tersendiri karena kompetisi tersebut merupakan kali pertamanya mengikuti lomba di bidang karya tulis ilmiah.
Kompetisi tersebut berlangsung pada 1 Juli hingga 1 September 2026. Dalam kompetisi ini, Maulana bersama timnya berhasil masuk dalam jajaran 10 besar finalis.
Bagi Maulana, pencapaian tersebut menjadi pengalaman yang menarik sekaligus menantang. Pasalnya, kompetisi karya tulis ilmiah tersebut merupakan pengalaman pertamanya mengikuti lomba dalam bidang karya tulis ilmiah.
“Sangat tertantang, karena ini pengalaman pertama saya mengikuti lomba karya tulis ilmiah,” ungkap Maulana.
Selama mengikuti kompetisi, kerja sama tim menjadi salah satu bagian penting dalam proses penyusunan karya. Maulana menyebutkan bahwa seluruh anggota tim memiliki peran dalam mendukung pencapaian tersebut dan mampu bekerja sama dengan baik.

Salah satu tantangan yang dihadapi Maulana adalah latar belakangnya yang lebih banyak berkutat pada bidang teknologi. Ia harus mempelajari bidang baru, khususnya ekonomi, yang sebelumnya belum banyak ia dalami.
Karena itu, Maulana harus meluangkan tenaga dan waktu lebih untuk memahami berbagai konsep ekonomi agar dapat berkontribusi secara maksimal dalam penyusunan karya. Tantangan tersebut menjadi pengalaman baru sekaligus kesempatan baginya untuk memperluas pengetahuan di luar bidang yang selama ini ditekuni.
Menurut Maulana, salah satu faktor yang menjadi keunggulan karya timnya adalah ketepatan topik dengan kondisi yang terjadi saat ini. Karya yang dihasilkan dinilai relevan dengan berbagai permasalahan yang umum dihadapi UMKM di Indonesia.
Relevansi tersebut menjadi salah satu kekuatan karena gagasan yang ditawarkan tidak hanya berangkat dari sisi teknologi, tetapi juga berusaha menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat dan pelaku UMKM.
Keberhasilan menjadi finalis 10 besar Jambi SPARK 2026 menjadi pengalaman berharga bagi Maulana untuk terus meningkatkan kemampuan. Ia tidak ingin berhenti pada pencapaian tersebut, tetapi menjadikannya sebagai motivasi untuk berkembang.

“Saya harus menjadi lebih baik dari hari kemarin,” ujarnya.
Pencapaian Maulana bersama tim menunjukkan bahwa keberanian untuk mencoba bidang baru, kemampuan bekerja sama, serta kemauan untuk terus belajar dapat menjadi modal penting bagi mahasiswa dalam menghasilkan karya yang relevan dan kompetitif.
Pewarta: Siti Rohmah
Editor: Aldi Darmawan

Komentar
Diskusi pembaca